Friday, May 1, 2020

Tutorial Solidworks Bagi Pemula


Pengenalan Solidworks

Solidworks adalah software design engineering khususnya design model 3D yang di produksi oleh DASSAULT SYSTEMES. Software ini biasanya digunkan dalam mendesign model 3D dan ada 3 tampilan dalam solidwork yaitu part untuk menggambar model lalu assembly yaitu untuk mengassembly atau menggabungkan model model part yang telah kita gambarkan menjadi sebuah kontruksi yang kita inginkan dan selanjutnya drawing yaitu untuk menggambar/mempersentasikan model part atau assembly yang telah kita buat untuk diteruskan menjadi lembar kerja yang siap di cetak / print dan diteruskan ke industri.


Ini adalah gambaran dari tampilan dasar dari SolidWorks software sebelum dioperasikan. Banyak tools yang disediakan oleh Solidworks ini. Mulai dari menggambar model part lalu sheet metal dan lainnya. Di software ini kita juga bisa menggunakan analisa engineering seperti analisa stress ataupun analisa fluida flow.


Keterangan :

1.      Bidang Kerja
Adalah Tempat Untuk Mengambar.

2.      Menu Bar
Adalah menu yang berisi semua perintah yang terdapat pada Solidworks.

3.      Toolbar Standart
Adalah menu yang sering digunakan dalam proses mengambar, seperti Save, Open, New dan sebagainya.

4.      Panel Bar
Berisi toolbar perintah yang digunakan dalam proses mengambar dalam bentuk Icon selain dengan mengunakan keyboard. Setiap membuka template yang berbeda maka perintah yang berada dalam panel bar juga berda.

5.      Browser Bar
Berisi urutan langkah – langkah dalam pembuatan suatu File atau pekerjaan gambar gambar dan melakukan pengeditan dari file itu sendiri.

6.      3D Indication
Merupakan tanda letak bidang mengambar.

7.      Navigation Bar
Berisi semua toolbar untuk mengatur arah pandangan saat proses mengambar.

8.      Status Bar
Menampilkan teks berupa pesan untuk mempermudah langkah dalam bekerja mebunakan Solidworks

1. Toolbar Dasar Solidworks
1. Toolbar Sketch 
Kelompok toolbar ini berfungsi untuk pembuatan skectch 2D untuk dijadikan ke dalam bentuk part 3D.

2. Toolbar Features 
Toolbar ini berfungsi untuk membuat sebuah Sketch menjadi Solid.

Berikut Latihan Mengunakan toolbar sketch dan toolbar features
3. Toolbar Assembly 
Toolbar ini berfungsi untuk proses perakitan dari part atau komponen yang telah dibuat.

4. Toolbar Welment 
Toolbar ini berfungsi untuk pekerjaan – pekerjaan dengan proses perakitan contohnya perakitan kerangka mesin atau kerangka mobil.

5. Toolbar Sheet Metal 
Toolbar Sheet Metal ini berfungsi untuk membuat model yang mempuyai bentukan khusus, ketebalan part selalu konstan dan tekukan dibentuk sesuai nilai bend radius yang telah ditentukan. Toolbar ini lebih condong pada penggerjaan plat pada dunia industri. 

6. Toolbar View Layout 
Kelompok toolbar ini berfungsi untuk melakukan konversi dari gambar 3D menjadi gambar 2D secara otomatis.
7. Toolbar Annotation 
Dalam kelompok toolbar ini terdapat toolbar yang berfungsi untuk melalukan pemberian ukuran, keteranan sesuai dengan keterangan ISO.

8. Toolbar Navigation 
Toolbar navigation adalah toolbar yang berfungsi untuk mengatur arah pandangan, memperbesar dan memperkecil layar kerja.

Tutorial Solidworks membuat CI Bracket 
Untuk Tutorial Selanjutnya Bisa liat di channel Third Koniago, link di bawah ini 
https://www.youtube.com/channel/UC_rV81kM7HcxUBl9fBTgixg


Pedoman Penyusunan

Pedoman Belajar CAD Untuk Jurusan Teknik Mesin

Sekilas Tentang Gambar Teknik

            Gambar teknik adalah gambar yang bersifat tegas, terdiri dari garis-garis, simbol-simbol serta tulisan tegak yang telah disepakati atau mempunyai standar tertentu. Sebuah gambar adalah suatu bentuk goresan yang sangat jelas dari benda nyata, ide atau rencana yang diusulkan untuk pembuatan atau konstruksi selanjutnya. Gambar mungkin berbentuk banyak, tetapi metode membuat gambar yang sangat jelas adalah sebuah bentuk alami dasar dari komunikasi ide-ide di dunia keteknikan.
Fungsi gambar teknik yaitu :
1.      Sebagai penyampaian informasi
2.      Sebagai sarana penyimpanan dan penggunaan
3.      Sebagai Konsep Perencanaan

Dasar - Dasar Gambar Tenik
Untuk menggambar teknik kita perlu mengetahui dasar - dasar pembuatan gambar teknik. Hal ini wajib karena gambar teknik bukan untuk konsumsi sendiri. Jadi syarat mutlak gambar teknik yaitu gambar itu harus bisa dibaca oleh orang lain dan sesuai dengan standard. Berikut standar - standar gambar teknik.

1. Standard ketebalan garis dan jenis-jenis garis beserta fungsinya



2. Standar Ukuran Kertas


3. Standar Ukuran Etiket
   Etiket gambar adalah bentuk dari bagian dari sebuah gambar yang akan memuat berbagai macam bentuk data maupun infomasi yang ada dari sebuah gambar tersebut.

4. Standar Proyeksi
   Proyeksi adalah gambar bayangan suatu benda yang berasal dari benda nyata atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar denga cara – cara tertentu. Cara-cara tersebut berkenaan dengan arah garis pemroyeksi yang meliputi sejajar (paralel) dan memusat (sentral). Arah yang sejajar terdiri atas sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar dan sejajar akan tetapi miring terhadap bidang gambar. Macam – macam proyeksi sebagai berikut :
1. Proyeksi Piktorial
       Proyeksi Piktorial adalah suatu cara menampilkan gambar secara tiga dimensi dalam dalam suatu bidang gambar (dua dimensi). Proyeksi piktorial dapat dilakukan dalam beberapa macam cara proyeksi sesuai dengan aturan menggambar. Beberapa cara proyeksi piktorial yaitu :
1.1 Proyeksi Isometri
Ciri pada proyeksi isometri ini adalah sumbu X dan sumbu Y mempuyai sudut 30°. Sudut antara sumbu X dan sumbu Y adalah 120°. Skala ukuran pada sumbu X, Y, maupun Z yaitu 1:1.

1.2 Proyeksi Dimetri 
Ciri pada proyeksi dimetri ini adalah sumbu X mempuyai sudut 7° dan Y mempuyai Sudut 40°. Skala ukuran pada sumbu X dan Z yaitu 1:1, dan pada sumbu Y 1:2.

1.3 Proyeksi Miring 
Ciri proyeksi ini adalah sumbu X berimpit dengan garis horizontal atau garis datar dan sumpu Y mempuyai sumbu 45°. Skala ukuran pada sumbu X dan Z yaitu 1:1, dan pada sumbu Y 1:2.

2. Proyeksi Ortogonal 
Proyeksi Ortogonal berbeda dengan proyeksi piktorial. Bila proyeksi piktorial menampilkan benda secara tiga dimensi dalam satu sudut pandang, maka proyeksi ortogonal menampilkan secara dua dimensi dari beberapa sudut pandang. Proyeksi ini dibagi menjadai dua, yaitu proyeksi Eropa dan proyeksi Amerika.
Simbol Proyeksi Ortogonal
Standar Ukuran Simbol


2.1 Proyeksi Eropa 
Proyeksi Eropa disebut juga dengan proyeksi sudut pertama, dan ada juga yang menyebutkan proyeksi kuadran I. dapat diketahui proyeksi ini merupakan letak proyeksi bidangnya terbalik dengan arah pandanganya.

2.2 Proyeksi Amerika 
Proyeksi Amerika biasanya sering disebut sudut ketiga dan juga ada yang menyebutkan proyeksi kuadran III. Proyeksi Amerika merupakan proyeksi yang letak bidangnya sama dengan arah pandanganya.  

5. Standar Potongan Gambar Teknik
    Pada gambar teknik mesin ada 3 macam pemotongan, Berfunsi sebagai berikut :
    1.      Untuk memperpendek gambar
    2.      Untuk memberi ukuran
    3.      Untuk melihat gambar bagian dalam
    Berikut macam - macam Potongan :
1. Potongan Penuh 
Pemotongan Penuh adalah memotong 1/2  dari gambar yang akan dipotong. Yang terbuang bagian dibelakang panah. 

2. Potongan Sebagian 
Pemotongan Penuh adalah memotong 1/4 dari gambar yang akan dipotong. Yang terbuang bagian dibelakang panah.

3. Potongan Setempat 
Pemotongan setempat ini dilakukan pada bagian yang mau dipotong saja, tujuannya adalah meringkas gambar dan melihat bagian dalam. 


6. Standar Dimensi
Standar Dimensi dibagi dua yaitu: 
1. Standar Huruf 

Penulisan huruf teknik telah dinormalisasikan oleh ISO ( Internasional Standar Organitation ) untuk semua dokumen teknik dianjurkan mengunakan ukuran huruf ini. 
Posisi huruf ada 2 macam yaitu : 
        1.      Tegak Lurus. 
        2.      Miring 15° kekanan

2. Standar Penunjuk Ukuran
    2.1 Penunjuk Ukuran Berantai



2.2 Penunjuk Ukuran Pararel Atau Sejajar



2.3 Penunjuk Ukuran Kombinasi





Pedoman dalam Penyusunan :