Friday, May 1, 2020

Pedoman Belajar CAD Untuk Jurusan Teknik Mesin

Sekilas Tentang Gambar Teknik

            Gambar teknik adalah gambar yang bersifat tegas, terdiri dari garis-garis, simbol-simbol serta tulisan tegak yang telah disepakati atau mempunyai standar tertentu. Sebuah gambar adalah suatu bentuk goresan yang sangat jelas dari benda nyata, ide atau rencana yang diusulkan untuk pembuatan atau konstruksi selanjutnya. Gambar mungkin berbentuk banyak, tetapi metode membuat gambar yang sangat jelas adalah sebuah bentuk alami dasar dari komunikasi ide-ide di dunia keteknikan.
Fungsi gambar teknik yaitu :
1.      Sebagai penyampaian informasi
2.      Sebagai sarana penyimpanan dan penggunaan
3.      Sebagai Konsep Perencanaan

Dasar - Dasar Gambar Tenik
Untuk menggambar teknik kita perlu mengetahui dasar - dasar pembuatan gambar teknik. Hal ini wajib karena gambar teknik bukan untuk konsumsi sendiri. Jadi syarat mutlak gambar teknik yaitu gambar itu harus bisa dibaca oleh orang lain dan sesuai dengan standard. Berikut standar - standar gambar teknik.

1. Standard ketebalan garis dan jenis-jenis garis beserta fungsinya



2. Standar Ukuran Kertas


3. Standar Ukuran Etiket
   Etiket gambar adalah bentuk dari bagian dari sebuah gambar yang akan memuat berbagai macam bentuk data maupun infomasi yang ada dari sebuah gambar tersebut.

4. Standar Proyeksi
   Proyeksi adalah gambar bayangan suatu benda yang berasal dari benda nyata atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar denga cara – cara tertentu. Cara-cara tersebut berkenaan dengan arah garis pemroyeksi yang meliputi sejajar (paralel) dan memusat (sentral). Arah yang sejajar terdiri atas sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar dan sejajar akan tetapi miring terhadap bidang gambar. Macam – macam proyeksi sebagai berikut :
1. Proyeksi Piktorial
       Proyeksi Piktorial adalah suatu cara menampilkan gambar secara tiga dimensi dalam dalam suatu bidang gambar (dua dimensi). Proyeksi piktorial dapat dilakukan dalam beberapa macam cara proyeksi sesuai dengan aturan menggambar. Beberapa cara proyeksi piktorial yaitu :
1.1 Proyeksi Isometri
Ciri pada proyeksi isometri ini adalah sumbu X dan sumbu Y mempuyai sudut 30°. Sudut antara sumbu X dan sumbu Y adalah 120°. Skala ukuran pada sumbu X, Y, maupun Z yaitu 1:1.

1.2 Proyeksi Dimetri 
Ciri pada proyeksi dimetri ini adalah sumbu X mempuyai sudut 7° dan Y mempuyai Sudut 40°. Skala ukuran pada sumbu X dan Z yaitu 1:1, dan pada sumbu Y 1:2.

1.3 Proyeksi Miring 
Ciri proyeksi ini adalah sumbu X berimpit dengan garis horizontal atau garis datar dan sumpu Y mempuyai sumbu 45°. Skala ukuran pada sumbu X dan Z yaitu 1:1, dan pada sumbu Y 1:2.

2. Proyeksi Ortogonal 
Proyeksi Ortogonal berbeda dengan proyeksi piktorial. Bila proyeksi piktorial menampilkan benda secara tiga dimensi dalam satu sudut pandang, maka proyeksi ortogonal menampilkan secara dua dimensi dari beberapa sudut pandang. Proyeksi ini dibagi menjadai dua, yaitu proyeksi Eropa dan proyeksi Amerika.
Simbol Proyeksi Ortogonal
Standar Ukuran Simbol


2.1 Proyeksi Eropa 
Proyeksi Eropa disebut juga dengan proyeksi sudut pertama, dan ada juga yang menyebutkan proyeksi kuadran I. dapat diketahui proyeksi ini merupakan letak proyeksi bidangnya terbalik dengan arah pandanganya.

2.2 Proyeksi Amerika 
Proyeksi Amerika biasanya sering disebut sudut ketiga dan juga ada yang menyebutkan proyeksi kuadran III. Proyeksi Amerika merupakan proyeksi yang letak bidangnya sama dengan arah pandanganya.  

5. Standar Potongan Gambar Teknik
    Pada gambar teknik mesin ada 3 macam pemotongan, Berfunsi sebagai berikut :
    1.      Untuk memperpendek gambar
    2.      Untuk memberi ukuran
    3.      Untuk melihat gambar bagian dalam
    Berikut macam - macam Potongan :
1. Potongan Penuh 
Pemotongan Penuh adalah memotong 1/2  dari gambar yang akan dipotong. Yang terbuang bagian dibelakang panah. 

2. Potongan Sebagian 
Pemotongan Penuh adalah memotong 1/4 dari gambar yang akan dipotong. Yang terbuang bagian dibelakang panah.

3. Potongan Setempat 
Pemotongan setempat ini dilakukan pada bagian yang mau dipotong saja, tujuannya adalah meringkas gambar dan melihat bagian dalam. 


6. Standar Dimensi
Standar Dimensi dibagi dua yaitu: 
1. Standar Huruf 

Penulisan huruf teknik telah dinormalisasikan oleh ISO ( Internasional Standar Organitation ) untuk semua dokumen teknik dianjurkan mengunakan ukuran huruf ini. 
Posisi huruf ada 2 macam yaitu : 
        1.      Tegak Lurus. 
        2.      Miring 15° kekanan

2. Standar Penunjuk Ukuran
    2.1 Penunjuk Ukuran Berantai



2.2 Penunjuk Ukuran Pararel Atau Sejajar



2.3 Penunjuk Ukuran Kombinasi





Pedoman dalam Penyusunan :

No comments:

Post a Comment